PROFIL PERUSAHAAN

  1. Nama Perusahaan : PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)
  2. Didirikan : 6 Januari 1976
  3. Investasi : 411 Miliar Yen
  4. Saham : Pemerintah Indonesia
  5. Total Karyawan : 1847 orang (per 31 Juli 2022)
  6. Produk Akhir : Aluminium Ingot
    Billet (Tipe 6063, 6061, 6005, 6463 & seri 6XXX)
    Foundry Alloy (Tipe A356.2)
  7. Jenis Usaha:

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

1. Spesifikasi

Sungai Asahan dengan panjang 150 km memiliki potensi debit air pada musim kemarau 60 m3/detik dan pada
musim hujan lebih dari 100 m3/detik. Potensi tersebut dimanfaatkan oleh 2 stasiun pembangkit yaitu stasiun pembangkit Siguragura dan Tangga, dengan kapasitas total :

  • Kapasitas terpasang 603 MW
  • Output tetap 426 MW
  • Output puncak 513 MW

2. Bendungan Pengatur Siruar

Terletak di Siruar, sekitar 14,5 km dari danau Toba dan berfungsi mengatur kestabilan air keluar dari danau Toba ke sungai Asahan untuk mensuplai air ke stasiun pembangkit listrik secara konstan.

3. Bendungan Penadah Air Siguragura

Terletak di Simorea, berfungsi sebagai sumber air yang stabil untuk stasiun pembangkit listrik Siguragura.

4. PLTA Siguragura

Berada 200 m di dalam Perut Bumi dengan 4 generator masing-masing berkapasitas 71,5 MW dan merupakan PLTA bawah tanah pertama di Indonesia. Untuk mencapai ruang Generator, PLTA ini difasilitasi lift dan jalan terowongan sepanjang 1 km.

5. Bendungan Penadah Air Tangga

Membendung air yang telah dipakai PLTA Siguragura untuk dimanfaatkan kembali pada PLTA Tangga. Bendungan ini merupakan bendungan busur pertama di Indonesia.

6. PLTA Tangga

Dari Bendungan Tangga, air disalurkan melalui sebuah terowongan bawah tanah yang panjangnya 1.618 m. Terpasang 4 unit generator masing-masing berkapasitas 79,2 MW.

7. Jaringan Transmisi

Tenaga listrik yang dihasilkan stasiun pembangkit Siguragura dan Tangga disalurkan melalui jaringan transmisi ke Pabrik Peleburan Aluminium Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara.

  • Panjang Jaringan 120 km
  • Jumlah Menara 271 unit
  • Tegangan 275 kV

Pabrik Peleburan Auminium

1. Pabrik Peleburan Aluminium

Merupakan bagian utama dari PT INALUM (Persero), dibangun di atas areal seluas 200 ha berlokasi di Kuala Tanjung Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara sekitar 117 km dari Kota Medan.

2. Pabrik Peleburan Aluminium terdiri atas 3 Pabrik Utama yaitu:

a. Pabrik Karbon (Carbon Plant)

Tempat memproduksi anoda karbon yang akan digunakan pada proses elektrolisis peleburan SEKILAS PT INALUM (PERSERO) alumina. Pabrik Karbon terdiri dari 3 bagian yaitu: Pabrik Karbon Mentah (Green Plant), Pabrik Pemanggangan (Baking Plant) dan Pabrik Penangkaian (Rodding Plant)


b. Pabrik Reduksi (Reduction Plant)

Terdiri dari 3 gedung utama, masing-masing gedung terpasang 170 unit tungku tipe Prebaked Anode, dengan desain 175 kA dan telah dikembangkan menjadi 193 – 240 kA.

Kapasitas produksi terpasang sebesar 225.000 ton per tahun (desain) dari 510 unit tungku reduksi dan saat ini telah dikembangkan menjadi 260.000 ton per tahun.

c. Pabrik Penuangan (Casting Plant)

Tempat pencetakan Aluminium cair menjadi produk Aluminium yang terdiri dari Aluminium Ingot, Foundry Alloy dan Billet.

Fasilitas lain di Pabrik Peleburan

a. Stasiun Tenaga Listrik
Untuk menerima tenaga listrik dari PLTA Paritohan dan mendistribusikannya ke seluruh bagian pabrik peleburan dan fasilitasnya.


b. Gudang penyimpanan bahan antara lain:

  • Silo Alumina : 3 unit
    kapasitas : 20.000 ton/unit
  • Silo Kokas : 20 unit
    kapasitas : 1.400 ton /unit
  • Gudang Coal Tar Pitch : 1 unit
    kapasitas : 5.400 ton
  • Tangki Minyak IDO : 2 unit
    kapasitas : 2.400 kl /unit

c. Pelabuhan

Dibangun menjorok ke Selat Malaka sepanjang 2,5 km dengan 2 dermaga yaitu dermaga A dan B, masing-masing dermaga dapat disandari kapal berbobot 35.000 DWT dan 25.000 DWT. Kedua dermaga tersebut dipergunakan untuk keperluan pabrik peleburan Aluminium.